Terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, jangan lupa untuk meninggalkan jejak ya dengan memberi comment pada postingan saya.

Praktek Pemodelan (Basic Modelling) pada Software Blender (Bag 2)


6.    Buatlah bagian dudukan sebuah kursi dengan mengecilkan objek mengikuti sumbu Z dengan menekan S (Scale) lalu tekan Z (Sumbu Z).

7.    Ubahlah salah satu viewport menjadi view Top Ortho dengan menekan angka 7 pada keyboard.

8.    Geser cursor mouse ke sisi objek, kemudian tambahkan garis baru dengan menekan CTRL + R, akan muncul garis baru berwarna ungu seperti gambar di bawah ini

9.    Geser garis berwana ungu tersebut ke sisi objek seperti gambar berikut.

10.    Lakukan penambahan garis baru lagi dengan menekan CTRL+R, geser garis baru tersebut hingga seperti gambar di bawah ini.

11.    Buatlah garis baru tetapi dengan arah yang berbeda, seperti gambar di bawah ini.

12.    Ubahlah pilihan menjadi Face select.

13.    Ubahlah viewport menjadi View Bottom Ortho dengan menekan CTRL+7 pada keyboard. Seleksi 4 bagian pada objek untuk membuat kaki kursi dengan menekan Shift lalu tahan dan klik kanan untuk seleksi 4 bagian tersebut.

14.    Ubahlah kembali viewport menjadi View Front Ortho dengan menekan 1, kemudian extrude ke bawah dengan menekan E (Extrude), tekan Z (Sumbu Z) untuk membuat bagian kaki kursi.

15. Ubahlah View menjadi Top Ortho dengan menekan angka 7 pada keyboard, Seleksi 2 bagian atas kursi untuk membuat sandaran kursi dengan menekan Shift lalu tahan, kemudian klik kanan pada bagian kursi.


Share :

Praktek Pemodelan (Basic Modelling) pada Software Blender (Bag 1)

Pemodelan (Modelling) adalah proses membuat objek sebagai wujud ide yang akan dikomunikasikan. Dalam membuat sebuah video presentasi untuk menyampaikan sebuah gagasan atau konsep produk diperlukan sebuah rekayasa visual. Bila ide produk/prototipe yang belum dapat direalisasikan maka diperlukan sebuah visualisasi baik berupa 2D atau 3D.

Basic Modelling

Visualisasi 3D memiliki dimensi dan kedalaman sesuai bentuk asli sebuah benda. Dalam banyak contoh iklan atau video presentasi, visualisasi 3D sering dipakai dalam mengilustrasikannya. Baik untuk menjelaskan tentang visual desain konsep produk, simulasi fungsi produk dan beberapa fitur keunggulan dari inovasi sebuah produk. Modelling 3D atau disebut pemodelan 3D merupakan kompetensi penting yang menyempurnakan sebuah visualisasi konsep. Dalam Bahan Ajar sumber dijelaskan tutorial dasar pemodelan 3D.
Basic Modelling adalah tahapan awal pengenalan pemodelan. Fitur utama yang dikenalkan dalam modelling adalah Edit Mode, Vertex, Edge, Face, Extrude.
Berikut ini adalah tampilan Blender secara default, yaitu dalam area kerja aplikasi Blender terdapat cube, camera, lamp, dan cursor.
Sumber: Dokumen Kemendikbud
Gambar 2.13 Area kerja Blender
Keterangan :
Nama
Keterangan
Kubus objek (Cube)
Biasanya pemodelan dimulai dengan objek yang nantinya akan dibentuk
menjadi sebuah model yang dikehendaki, selain objek kubus, objek plan juga sering di gunakan untuk awal pemodelan.
Kamera (Camera)
Berfungsi sebagai view, ouput video yang akan dihasilkan.
Lampu (Lamp)
Sumber pencahayaan yang digunakan dalam setting kerja 3D. Lampu akan menentukan hasil akhir kualitas gelap dan terang suatu objek yang
diciptakan.
Kursor (Cursor)
Merupakan point untuk meletakkan objek yang akan dimasukkan kedalam
posisi work area.

Pada area kerja Blender di atas, cube berada pada posisi Object Mode. Untuk melakukan pemodelan, lakukan dalam posisi Edit Mode (Tab). Pada mode ini, pilihlah bagian kubus yang akan dimodifikasi menjadi model. Caranya adalah memilih Mesh Select Mode menggunakan kombinasi tombol CTRL+TAB. Terdapat pilihan untuk mengubah bagian kubus yang meliputi: Face, pada permukaan objek; Edge, pada garis objek; atau Vertex, pada titik sudut objek.

Pada contoh pemodelan berikut ini, akan dibahas pemodelan 3D yang mudah dipelajari untuk pemula. Objek kursi dipilih sebagai latihan awal dalam membentuk dan memanipulasi objek dari benda dilingkungan sekitar. Pada pemodelan kursi ini mencakup semua fungsi fitur dasar pemodelan. Dengan menguasai teknik dan cara pemodelan kursi 3D dapat diterapkan pada studi kasus model benda lain sesuai inovasi produk yang divisualisasikan.
Catatan:
>>     Para pembelajar dapat menggembangkan pemodelan 3D selain kursi , misal pemodelan meja, lemari, pintu, Bahan Ajar/kamus, TV, pigura, AC, dan kitchen set dll.
>>     Pemodelan kursi hanyalah cara/metodologi teknik yang mudah dalam mempelajari pemodelan 3D Praktik basic odeling dengan objek kubus
Praktik basic odeling adalah membuat kursi seperti gambar berikut.

Untuk membuat kursi seperti gambar di atas, lakukanlah langkah-langkah berikut.
1.    Bukalah aplikasi Blender.
2.    Ubah Viewport menjadi Front Ortho dengan menekan tombol 1 = View Front, kemudian tekan tombol 5 = View Orthogonal. (Pengaturan Emulate Numpad dijelaskan pada bagian Shortcut of Numpad).

3.    Lakukan Splitting windows menjadi dua tampilan Front Ortho. Ubahlah Viewport sebelah kanan menjadi Right Ortho dengan menekan tombol 3.

4.    Tekan tombol A untuk menghilangkan seleksi pada objek.

5.    Untuk mengedit objek menjadi sebuah kursi, ubahlah mode pilihan Object Mode menjadi Edit Mode.

Share :

Shortcut pada Software Blender


Shortcut adalah jalan pintas untuk menjalankan suatu perintah tertentu pada perangkat lunak. Perintah-perintah yang terdapat dalam Blender memang disederhanakan dengan mengunakan keyboard shortcut. Berikut adalah shortcut yang sering digunakan pada
program aplikasi Blender.
Shortcut Blender

Memilih
Klik kanan
Box Select
B
Menggeser
Klik tengah
Circle Select
C
Pembesaran
Roda Mouse
Make Face
F
Menambahkan Object
Shift + A
Subdivide
W
Delete
X
Extrude
E
Pencarian
Spacebar
Rip
V
Toolbar
T
Memisahkan
P
Properties
N
Membuat Loopcut
Ctrl + R
Menyimpan file
Ctrl + S
Propotional Editing
0
Render
F12
Select Edge Loop
Alt + Right Click
Render animasi
Ctrl + F12
Make Seam/Sharp
Ctrl + E
Menghentikan Render
Esc
Merge Vertex
Alt + M
Menyimpan Render
F3
Mirror
Ctrl + M
Tampilkan     Render
terakhir
F11
Menciutkan
Alt + S
Undo
Ctrl + Z
Knife
K
Redo
Ctrl + Shift + Z
Menambahkan ke Group
Ctrl + G
Memindah
G
Memindahkan ke layer
M
Memutar
R
Parent to
Ctrl + P
Skala
S
Clear Parent
Ctrl + P
Memilih object
Right Click
Menggandakan
Shift + D
Memilih beberapa
Shift + Right Click
Menyembunyikan
H
(De) Select All
A
Unhide
Alt + H



Share :

Latihan Basic Manipulator, Move & Selection, dan Built Object menggunakan Blender


Basic Manipulator

Dalam memahami tentang basic manipulator adalah harus memperbanyak latihan basic manipulator menggunakan fitur 3D manipulator yang antara lain berisi translate manipulator, rotate manipulator, dan scale manipulator.
Untuk mengerjakan basic manipulator hanya diperlukan membiasakan dan menghafalkan shortcut yaitu translate manipulator (klik kanan), rotate manipulator tekan huruf (R), dan scale manipulator tekan huruf (S).
Masukan bentuk bidang yang tersedia dengan warna objek yang sama, ke dalam bidang kosong yang ada di sampingnya.

Cara pengerjaan:

Masukan bidang kotak warna merah muda. Seleksi (klik kanan) objek kotak warna merah sebelah kiri, kemudian lakukan grab (G) atau geser ke kanan dan masukkan ke dalam kerangka kotak setelah pas di tengah, silakan rotasi (R) sampai posisi tepat masuk ke dalam kotak. Jika bidang objek melebihi ukuran kerangka, lakukan scale objek (S). Begitu seterusnya untuk mengerjakan bidang objek yang lain.

Catatan:

Dalam latihan ini pastikan di posisi view top. Tidak perlu menyimpan latihan ini. Apabila ingin mengulangi lagi silakan tutup (close). Buka file lagi dan ulangi latihan agar penggunaan shortcut dikuasai.

Move and Selection

Fungsi move and selection ini penting dan sering digunakan dalam modelling ataupun animasi menggunakan Blender.

Fungsi seleksi objek harus dikuasai dengan menggunakan klik kanan, akan tetapi jika akan menyeleksi lebih dari satu, maka ada perintah tambahan yaitu dengan mengombinasi tombol shift pada keyboard.

Cara pengerjaan:

Untuk menyeleksi lebih dari satu objek, gunakan kombinasi tombol shift . Cara ini paling sering digunakan pada saat modelling atau produksi animasi. Tekan tombol shift, tahan, kemudian seleksi (klik kanan) bidang kotak merah sambil shift terus ditahan. Jika kotak merah sudah diseleksi semua, silakan digeser grabb (G) kemudianmasukan ke dalam lingkaran warna merah. Jika objek terlampau besar silakan lakukan scale (S) sehingga seluruh objek dapat masuk ke dalam lingkaran warna merah.
a.    Mengerjakan lingkaran warna kuning
Cara yang lainnya yang digunakan adalah kombinasi shift yaitu dengan menggunakan shortcut (C), tekan huruf C kemudian akan ada area seleksi berwarna putih atur sesuai kebutuhan. Caranya adalah dengan menggunakan scroll, kemudian seleksi dengan klik kiri. Harap diingat menggunakan klik kiri untuk seleksi seluruh objek. Untuk mengakhiri perintah ini silakan tekan klik kanan, kemudian seleksi dan geser (G) ke arah lingkaran.
b.    Mengerjakan lingkaran warna hijau
Selanjutnya adalah mempelajari seleksi blok, caranya adalah tekan shortcut huruf (B) klik kiri dan geser area yang ingin diseleksi. Kemudian lakukan grabb geser (G) ke dalam lingkaran. Setelah selesai tutup latihan dan buka kembali file latihan hingga dipahami betul fungsi fitur berbagai jenis seleksi yang sering digunakan untuk produksi animasi.

 

Build Object


Cara pengerjaan:

Kerjakan rangkaian mobil mulai dari bagian roda sebelah kanan. Seleksi kedua roda. Dalam menyeleksi lebih dari satu gunakan kombinasi shift, jadi shift klik kanan pada kedua roda sebelah kanan. Rotasi (R) pada sumbu (Y) 90 derajat, perintahnya adalah dengan menekan pada keyboard R Y 90, enter. Jika sudah sebaliknya geser ke dalam posisi roda sebelah kanan pada mobil, dan selesaikan roda sebelah kiri, dengan perintahnya adalah R => Y =>
-90 => Enter. Mengapa -90? Karena posisi roda yang lain adalah kebalikanya. Tempatkan posisi bak truk
Seleksi bak truk (klik kanan) lakukan perintah rotasi pada sumbu Z atau sumbu atas bawah, 90 derajat, perintahnya R => Z => 90. Lalu tempatkan ke dalam posisi bak truk.
Dalam merapikan rangkaian mobil truk ini biasakan untuk menggunakan fitur view tampak depan, belakang, kanan, kiri, klik tengah geser dan bila perlu menggunakan mode transparan. Fitur wireframe shortcut huruf Z dapat digunakan. Untuk mengembalikan ke bentuk semula silakan tekan huruf Z lagi.




Share :
loading...

Advertising

Advertising

loading...
 
close